|

Pada bulan Juli mengawali proses kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Polewali diadakan worshop Pendidikan Karakter Bangsa dan MGMP SMAN 1 Polewali kab. Polewali Mandar. Pada Kegiatan Workshop Karakter Bangsa diadakan pada tanggal 11 s.d 13 Juli 2011 dengan pemateri dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta pengawas SMA kab. Polewali Mandar .
Pada intinya bahwa Pembangunan karakter yang merupakan upaya perwujudan amanat Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dilatarbelakangi oleh realita permasalahan kebangsaan yang berkembang saat ini, seperti: disorientasi dan belum dihayatinya nilai-nilai Pancasila; keterbatasan perangkat kebijakan terpadu dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila; bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa; ancaman disintegrasi bangsa; dan melemahnya kemandirian bangsa (Buku Induk Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa 2010-2025).
Untuk mendukung perwujudan cita-cita pembangunan karakter sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 serta mengatasi permasalahan kebangsaan saat ini, maka Pemerintah menjadikan pembangunan karakter sebagai salah satu program prioritas pembangunan nasional. Semangat itu secara implisit ditegaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2005-2025, di mana pendidikan karakter ditempatkan sebagai landasan untuk mewujudkan visi pembangunan nasional, yaitu “mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila.”
Fungsi Pendidikan karakter selain mengembangkan dan memperkuat potensi pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk karakter peserta didik yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia. Upaya pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata pelajaran maupun serangkaian kegiatan pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar sekolah. Pembiasaan-pembiasan (habituasi) dalam kehidupan, seperti: religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai, tanggung-jawab dan sebagainya, perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang besar.
Itulah sebagian penjelasan mengenai Budaya dan karakter bangsa yang merupakan penguatan RSBI. Selain itu Tenaga pendidik dan kependidikan SMA Negeri 1 Polewali juga dibekali dengan pengetahuan tentang penyusunan perangkat mengajar yang proporsional sesuai bidang kajian masing-masing melalui kegiatan MGMP di bulan yang sama namun di waktu berbeda yaitu pada tanggal 21 s.d 23 Juli 2011. Kedua kegiatan workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merencanakan program kerja sekolah tahun pelajaran 2011/2012 yang lebih baik. Selain itu melalui kegiatan ini diharapkan tenaga pendidik dan kependidikan , mampu berpikir nmaju dan berbudaya mutu.
Dokumentasi Kegiatan :

|