|

SMAN 1 Polewali sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Interanasional sepertinya telah siap menghadapi pelaksanaan Ujian Akhir Nasional yang menurut jadwal akan mulai berlangsung pada tanggal 18 April 2011. Proses persiapannya telah terlihat sejak awal tahun ajaran, pada saat rapat kerja kurikulum telah diprogramkan bentuk pengayaan yang intensif dalam mendukung persiapan siswa, baik untuk mata pelajaran yang diujiansekolahkan maupun yang diujiannasionalkan.
Kegiatan Pengayaan tersebut telah dilaksanakan sejak bulan Januari yang lalu sampai awal bulan maret yang lalu, sedangkan materi yang diajarkan pada saat pengayaan adalah review materi sejak kelas X sampai kelas XII. Dari pengamatan kami di lapangan, pelaksanaan pengayaan ini berlangsung dengan baik dan lancar.
Sementara itu untuk hasil evaluasi penentu kelulusan, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan dengan adanya formula baru yang mengevaluasi siswa secara komprhensif selama tiga tahun belajar, polemik UN yang muncul tiap tahun diharapkan bisa berhenti. "Kita nantinya mesti lebih fokus pada apa yang perlu dikerjakan atau diperbaiki dari hasil UN," ujar Nuh.
Ketua BSNP Djemari Mardapi mengatakan penilaian kelulusan antara UN dan hasil belajar di sekolah tidak lagi saling memveto, namun bisa saling membantu. Untuk itu, penilaian UN digabung dengan nilai dari sekolah. Kelulusan siswa dari sekolah dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.
Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN. Nuh mengatakan bobot UN mesti lebih besar dari nilai sekolah untuk mengontrol hasil kelulusan. Pasalnya, dari data-data yang ada masih banyak sekolah yang me-mark up nilai siswa.
Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3.
Adapun kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas Mansyur Ramli mengatakan penilaian kelulusan siswa tidak lagi hasil potret evaluasi sesaat. Penilaian dilakukan selama proses belajar siswa di sekolah.
Sampai saat berita ini diangkat, sekolah sementara melaksanakan kegiatan Try Out sebagai rangkaian kegiatan Pengayaan 3 bulan berjalan, rencananya kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 28 s.d 30 Maret 2011, dan prosesnya dilaksanakan sebagaimana proses pelaksanaan Ujian Nasional yang sesungguhnya, seperti pembagian ruangan, penempatan posisi duduk, serta penyediaan paket soal tyr out sebanyak 5 paket seperti layaknya UN yang akan dilaksanakan kemudian.
|